Berita dan Artikel

NEWS

Upaya Mendukung Program Transisi Paud ke SD yang Menyenangkan, Sekolah Menggelar Parenting Langkah Optimal Menyiapkan Anak Masuk Sekolah Dasar

Sabtu, 18 Mei 2024

M

enuju penghujung akhir semester II sekolah melalui wadah Komunitas Belajar mengadakan parenting dengan mengambil tema langkah optimal menyiapkan anak masuk sekolah dasar. Acara dilaksanakan pada hari sabtu (18/05/2024) di KBTKIT Al-Ihsan yang dihadiri oleh kepala sekolah, guru, serta orang tua peserta didik.

“Banyak pendidikan saat ini yang berjalan sangat tidak efektif. Kita terlalu sering memberikan generasi muda rangkaian bunga dimana kita seharusnya mengajarkan mereka bagaimana menumbuhkan tanaman mereka sendiri.” John W. Gardne. Kutipan tersebut menjadi pembuka acara parenting yang dinahkodai oleh bunda Hamim, ibu 2 anak dengan aktifitas sebagai blogger freelancer, dan mahasiswa MAPSI Universitas Airlangga. Narasumber menghidupkan acara dengan melibatkan peserta secara aktif, memberikan ice breaking, eksplorasi konsep, serta our task berupa asesmen orang tua yang bisa dilakukan secara mandiri. Bagi orang tua yang terlibat aktif selama acara berlangsung, panitia menyediakan doorprize menarik.

Sesi diskusi merupakan ruang terbuka untuk mengeksplor konsep yang dimiliki peserta parenting tentang apa itu kesiapan sekolah, mengapa kesiapan sekolah penting, serta urgensi kesiapan sekolah. Lebih lanjut narasumber memberikan pengetahuan bahwa kesiapan sekolah terdiri dari beberapa dimensi yakni fisik, kognitif, sosial dan emosional, dan perkembangan bahasa, lalu apa yang kita butuhkan dalam menyiapkan anak masuk SD? Seorang anak dikatakan memiliki kesiapan sekolah jika ketercapaian masing-masing aspek terpenuhi.

Dalam sambutannya kepala sekolah KBTKIT Al-Ihsan Surabaya Pety Anggraini, S.Sos menyampaikan bahwa “acara parenting ini bertujuan sebagai wadah silaturahmi antara sekolah dengan orang tua, sarana untuk menyamakan persepsi tentang kesiapan masuk SD, sehingga pemahaman bahwa persiapan masuk SD hanya dimaknai siap secara kognitif (calistung) mulai berkurang atau syukur-syukur sudah tidak ada lagi yang seperti itu”. Ada hal besar dan urgent untuk disiapkan orang tua dan sekolah agar anak dapat mengatur ritme perilaku mereka dan keterampilan mengatasi masalah sepanjang hidup mereka yaitu kesuksesan di masa transisi (masa peralihan dari jenjang Paud ke SD).

Semoga ilmu yang didapatkan dari acara parenting ini bisa kita praktikkan dengan baik karena seyogyanya tanggung jawab menyiapkan anak masuk jenjang SD adalah tanggung jawab bersama sekolah dan orang tua. Komunikasi serta kolaborasi secara kontinyu menjadi kebutuhan pokok demi suksesnya program transisi Paud ke SD yang menyenangkan. Mari sejenak merenungkan nasihat dari psikolog anak, bunda Elly Risma “Anak pintar ada waktunya, karena yang berkembang adalah pusat perasaan, anak usia dini harus menjadi anak yang bahagia, bukan jadi anak pintar”

-Pety Anggraini, S.Sos –

 

 

 

 

 

Kelompok Belajar dan Taman Kanak-kanak Islam Terpadu

Al-Ihsan
Surabaya

Mewujudkan Generasi Islam yang Sholeh, Cerdas, dan Kreatif